The Floating School; tentang Memberi

“Karena fasilitator menulisnya sedang berhalangan, jadi Kak Alya, Kak Moko, dan Kak Lebug nanti yang gantikan yah.” ucap Kak Nunu waktu itu saat kami dalam perjalanan. Ucapan yang tiba-tiba terasa seperti sebuah jebakan. Yah, tidak mungkin karena itu kami meminta diturunkan di jalan dan batal ikut. Padahal awalnya hanya ingin jalan-jalan dan berfoto ria.

Perjalanan di Minggu pagi itu diiringi matahari yang bersinar cerah. Saya bersama teman-teman dari The Floating School, sebuah program sekolah terapung yang digagas oleh beberapa anak muda di Makassar hendak berangkat ke Pulau Satando. Sebuah pulau kecil yang terletak di Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan. Untuk menjangkaunya, kita harus menyeberang dengan perahu dari Pelabuhan Maccini Baji, Pangkep.

image

Dokumentasi The Floating School

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Pantau Gambut; Belajar dari Kesalahan

Berbicara tentang lahan gambut rasanya cukup asing bagi saya. Di Sulawesi Selatan, tempat saya lahir dan tumbuh besar, praktis saya sama sekali tak pernah bersentuhan dengan lahan gambut. Saya hanya ingat pada tahun 2015, dari tempat tinggal saya di Makassar, Sulawesi-Selatan, kabar tentang kebakaran lahan yang melanda beberapa daerah begitu ramai diberitakan. Pada saat bersamaan, aksi penggalangan dana untuk membantu korban bencana asap akibat kebakaran lahan pun dilakukan di berbagai tempat, termasuk di Makassar.

Waktu itu, bertajuk Solidaritas Makassar untuk Riau, kolaborasi dari berbagai komunitas di Makassar mengadakan penggalangan dana. Posko-posko “Masker untuk Riau” dibuka di beberapa titik untuk mengumpulkan donasi. Hasilnya kemudian disumbangkan kepada korban bencana asap akibat kebakaran lahan di Riau. Sebuah upaya yang dilakukan dari tempat yang jauh. Bahkan sebagian mungkin tak pernah bersentuhan dengan gambut, sebagaimana saya ketika itu.

Aksi Solidaritas Makassar untuk Riau. Sumber: lelakibugis.net

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged | 9 Comments

PRUprime Healthcare Syariah, yang Baru dari Prudential

download (2)

Di zaman sekarang ini, biaya kebutuhan hidup semakin meningkat. Bayangkan jika tiba-tiba kita sakit dan harus dirawat, tentu biaya yang dibutuhkan tidak sedikit. Karena sakit tidak pernah bisa diprediksi, artinya kita harus selalu siap sedia menghadapinya. Termasuk mempersiapkan anggaran biaya kalau sampai hal itu terjadi.

Menghadapi kondisi yang tak terduga seperti sakit, asuransi adalah salah satu yang bisa kita andalkan. Di Indonesia, terdapat sebuah perusahaan asuransi terkemuka yang telah berdiri sejak tahun 1995. Pasti sudah tau Prudential kan? Iya, siapa yang tidak tahu. PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) merupakan penyedia jasa asuransi jiwa terdepan di Indonesia dan merupakan bagian dari Prudential plc, sebuah grup perusahaan jasa keuangan terkemuka di Inggris. Sebagai bagian dari Grup yang berpengalaman lebih dari 168 tahun di industri asuransi jiwa, Prudential Indonesia berkomitmen untuk mengembangkan bisnisnya di Indonesia.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

Bermedia Sosial dengan Pancasila

Aku tidak mengatakan, bahwa aku menciptakan Pancasila.

 Apa yang kukerjakan hanyalah menggali jauh ke dalam bumi kami,

tradisi-tradisi kami sendiri, dan aku menemukan lima butir mutiara yang indah.

(Soekarno)

 

Pancasila, begitu lekat dalam ingatan sebagai sebuah teks yang sering didengungkan setiap Hari Senin saat melakukan upacara bendera. Namun lebih jauh dari sekedar teks, pancasila merupakan sebuah asas yang disusun dengan penuh perjuangan oleh para pendiri bangsa. Lahirnya pancasila sebagai dasar negara pun menjadi sebuah rumusan yang merangkum nilai-nilai keTuhanan, keadilan dan kemanusiaan dengan semangat persatuan dan kesatuan.

Pada 1 Juni 1945, diperingati sebagai hari lahirnya Pancasila. Hari di mana Soekarno membacakan pidatonya yang memuat poin-poin berupa konsep rumusan awal pancasila. Dengan usia yang sama seperti kemerdekaan Indonesia, Pancasila tumbuh dan berkembang di tengah-tengah masyarakat. Hingga di era modern yang penuh dengan pembaruan dan segala problematikanya seperti sekarang ini.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Tagged | 8 Comments

Tata Kelola Air; Kebutuhan Siapa?

Segala yang tersedia di bumi ini cukup untuk memenuhi kebutuhan seluruh manusia, tapi tidak akan pernah cukup memenuhi kebutuhan satu orang yang rakus.

 

Pagi-pagi sekali, saat matahari belum terbit betul, penduduk telah berkumpul di sebuah penampungan air. Letak penampungan tersebut di tengah kebun yang berjarak sekira 1,5 km dari pemukiman warga. Melewati jalan yang berbukit menuju penampungan, tampak para pemudi dan ibu-ibu menenteng ember berisi pakaian kotor. Sedang pemuda dan bapak-bapak membawa jeriken kosong untuk diisi air kemudian di bawa pulang. Menyempurnakan semaraknya pagi itu, anak-anak pun meramaikan penampungan sembari membawa alat mandi, tak mau terlambat ke sekolah. “Kalau tidak cepat, bisa kehabisan air.” Ungkap salah seorang warga itu.

Warga Dusun Bontolaisa Hendak Mengambil Air

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment

5 Tulisan “Tantangan 5” yang Menarik Perhatian Saya

Sejak satu bulan yang lalu, teman-teman dari Kelas Menulis Kepo membuat tulisan dalam rangka mengikuti Tantangan 5. Dalam tantangan ini, kita membuat tulisan yang di dalamnya terdapat “5 hal”. Bagi saya, menulis tentang lima hal ini terbilang tidak begitu sulit. Alasannya karena kita langsung fokus pada sebuah tema dan tinggal menjelaskan setiap poin dari lima hal tersebut.

Dari banyak tulisan yang diikutkan dalam Tantangan 5 ini, ada lima tulisan yang cukup menarik perhatian saya. Bukan persoalan tulisan ini bagus atau tidak, saya bukanlah orang yang punya kemampuan untuk menilai hal itu. Sebenarnya lebih kepada kepribadian dan ketertarikan saya sendiri sehingga saya jadi punya perhatian terhadap kelima tulisan ini.

tantangan5-01

Continue reading

Posted in Tantanngan 5 KM Kepo | Leave a comment

5 Keinginan yang Belum Tercapai di Tahun 2016

Tahun 2016 sebentar lagi berlalu. Telah banyak hal yang saya lewati hingga penghujung tahun ini. Meskipun begitu, ada banyak keinginan-keinginan pula yang belum tercapai. Untuk menjadi pengingat dikarenakan beberapa keinginan sebenarnya belum tercapai dikarenakan kesalahan saya sendiri yang kurang gigih dan serius untuk mencapainya, maka saya menuliskannya di sini. Mungkin akan ada yang bersedia mengingatkan saya atau mungkin membantu saya mencapainya. Berikut tentang lima keinginan saya yang belum tecapai di tahun 2016. Continue reading

Posted in Tantanngan 5 KM Kepo | Leave a comment

Kamu Mahasiswa Hukum? Ini 5 Anggapan Orang Terhadapmu

“Kuliah jurusan apa?”

“Hukum”

“Wah…..”

Setelah kata “Wah…” biasanya akan diikuti dengan beberapa tanggapan. Begitulah ketika mengatakan kuliah di fakultas hukum. Akan ada pandangan-pandangan yang sering muncul terkait mahasiswa fakultas hukum. Pandangan tersebut, berdasarkan pengalaman pribadi, mengatakan tentang lima hal ini:

images-9 Continue reading

Posted in Tantanngan 5 KM Kepo | 3 Comments

5 Hal tentang Soe Hok Gie

Hari ini, 17 Desember 2016, adalah hari ulang tahun dari salah satu tokoh aktivis bernama Soe Hok Gie. Seandainya masih hidup, aktivis era 1960an ini tepat berumur 74 tahun pada hari ini. sedangkan pada hari kemarin 16 Desember 2016 adalah hari kematian Gie yang ke 47. Ia meninggal tepat sehari sebelum ulang tahunnya pada tanggal 16 Desember 1969 di Puncak Gunung Semeru.
Meskipun telah lama meninggal dan mati di usia yang masih sangat muda yaitu 26 tahun, namun nama beliau masih terus dibicarakan sampai hari ini. Gerakan perjuangan yang dilakukan Gie pada masanya pun banyak menginspirasi para pemuda. Ada banyak hal yang berkaitan tentang Gie, mulai dari hal pribadinya sampai kehidupan sosialnya. Saya sendiri mencoba merangkum lima hal yang berkaitan dengan Gie pada tulisan ini. Beberapa hal dalam tulisan ini saya temukan ketika mengikuti kegiatan bernama “Surat-Surat Perlawanan Gie” yang diadakan oleh Tempo Institute pada hari Jumat, 16 Desember 2016.

images-8 Continue reading

Posted in Uncategorized | 4 Comments

5 Tempat yang Ingin Saya Kunjungi di Jawa

Semenjak keputusan melanjutkan kuliah ke mamakota saya jalani, praktis hanya kampus dan kos saja yang jadi tempat melewati hari-hari penuh tugas. Padahal saya punya impian untuk pergi ke banyak tempat di Pulau Jawa. Setelah melakukan seleksi yang cukup ketat dan berat (tsaaah…) saya lalu memutuskan bahwa inilah lima tempat yang paling ingin saya kunjungi di Pulau Jawa.

  1. Gunung Semeru

Gunung dengan ketinggian 3676 meter dari permukaan laut (mdpl) yang membuatnya menjadi gunung berapi  tertinggi ketiga di Indonesia ini berada di urutan pertama dari semua tempat yang ingin saya kunjungi di Pulau Jawa. Gunung Semeru termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur. Gunung Semeru juga jadi popular setelah sebuah film berjudul 5 CM yang mengambil lokasi pembuatannya di gunung ini.

Continue reading

Posted in Uncategorized | Leave a comment