5 Keinginan yang Belum Tercapai di Tahun 2016

Tahun 2016 sebentar lagi berlalu. Telah banyak hal yang saya lewati hingga penghujung tahun ini. Meskipun begitu, ada banyak keinginan-keinginan pula yang belum tercapai. Untuk menjadi pengingat dikarenakan beberapa keinginan sebenarnya belum tercapai dikarenakan kesalahan saya sendiri yang kurang gigih dan serius untuk mencapainya, maka saya menuliskannya di sini. Mungkin akan ada yang bersedia mengingatkan saya atau mungkin membantu saya mencapainya. Berikut tentang lima keinginan saya yang belum tecapai di tahun 2016.

Selesai S2

Mengingat baru kuliah selama 1 semester, maka jelas hal ini belum tercapai. Banyak alasan sebenarnya yang menjadi penghambat sehingga keinginan ini belum tercapai di tahun 2016. Karena kesibukan sehingga kuliah S1 jadi sedikit terlambat yang menyebabkan kuliah S2 baru bisa terwujud pada tahun ini. Untuk lulus S2 dan biayanya yang juga tidak murah membuat saya membutuhkan waktu yang lama pula untuk mempersiapkan diri.

Meskipun terlambat jika dibandingkan dengan teman-teman seangkatan yang sudah lulus S2 dan bekerja, tapi saya tetap bersyukur karena ada banyak hal yang telah saya lakukan sbeleum itu. Tahun depan pun keinginan ini masih belum bisa terwujud sebab butuh waktu minimal dua tahun untk menyelesaikan program magister ini yang berarti baru bisa saya selesaikan pada tahun 2018.

download-10

Sumber: eritazurahmi.com

Menerbitkan Buku

Menulis adalah salah satu hal yang sedang saya tekuni belakangan ini. Tentu saja bagi orang yang tertarik menulis, menerbitkan buku adalah salah satu impian. Saya bersama teman-teman di dua komunitas yang saya ikuti memang pernah menulis buku bersama. Kedua buku tersebut berjudul Pendidikan Tanpa Kasta dan Petani di Bawah Bayang-Bayang Pinus. Namun, memiliki buku yang saya tulis sendiri adalah impian saya sejak lama. Tahun ini belum berhasil, semoga di tahun depan cita-cita ini bisa terwujud.

Dengan menulis, kata-kata bisa melambung jauh dan berguna bagi banyak orang. Karena itulah, saya ingin sekali punya buku yang saya tulis sendiri. Agar ketika saya telah tiada, orang-orang mungkin masih bisa mengingat saya melalui tulisan-tulisan saya. Menulis merupakan cara untuk mengabadikan diri.

Ke Puncak Tertinggi Sulawesi

Sejauh ini, puncak tertinggi yang pernah saya daki adalah Puncak Gunung Rinjani yang merupakan gunung tertinggi ke tiga di Indonesia. Sebenarnya justru lebih tinggi dari puncak tertinggi Sulawesi di Rante Mario yang terletak di Gunung Latimojong ini. Mengingat pergi ke Rinjani yang berada di Pulau Lombok tersebut sulit untuk dijangkau, sehingga saat ada kesempatan pada bulan Mei 2016 lalu saya memilih untuk ke sana terlebih dahulu. Tahun ini belum sempat, tapi semoga tahun depan diberi kesempatan untuk menginjakkan kaki di atap Sulawesi tersebut.

images-10

Puncak Rantemario. Sumber: indoneisatravellingguide.com

Menyelesaikan Daftar Buku yang Belum Dibaca

Saya sangat suka buku. Lebih tepatnya suka mengoleksi buku. Saya suka mengunjungi toko buku kemudian membeli beberapa buah (kalau lagi ada uang, kalau tidak yah numpang baca saja…hehe). Apalagi jika ada diskon, saya akan dengan sukarela untuk berdesak-desakan demi menemukan buku-buku murah dan bagus menurut saya. Saya bisa menahan diri untuk makan makanan enak kesukaan saya, tapi saya tak bisa menahan diri untuk tidak membeli buku yang saya sukai.

Sejak kecil, aktivitas membaca ini sudah menjadi hobi saya. Bahkan sampai membuat saya harus mengenakan kacamata sejak berusia 12 tahun karena sering membaca sambil berbaring. Aktivitas membaca ini dibarengi pula dengan kesenangan saya membeli buku. Akibatnya, sebanyak apapun saya membaca tetap saja daftar buku bacaan yang belum saya selesaikan tidak berkurang, justru bertambah.

download-9

Sumber: bayuhebat.wordpress.com

Pernah saya berniat untuk tidak membeli buku selama beberapa bulan dan fokus menyelesaikan semua buku yang belum saya baca. Namun, godaan untuk membeli buku baru serta ketakutan kehabisan stok membuat saya tidak tahan juga untuk tidak ke toko buku membelinya. Akhirnya saya memutuskan untuk membeli saja sebanyak apapun buku yang mampu saya beli dan terus membaca selama apapun yang saya mampu. Saya yakin, membeli buku tak akan pernah sia-sia. Kalaupun saya tak berumur panjang untuk membaca semua buku yang pernah saya beli, saya yakin buku itu pasti akan tetap berguna bagi banyak orang.

 

Belajar Menulis Fiksi

Sekira belum genap 3 tahun lamanya saya mulai membaca tulisan-tulisan fiksi seperti novel, cerpen, dan puisi. Sebelum itu saya banyak membaca buku-buku yang serius seperti buku-buku teori yang akhirnya mempengaruhi tulisan saya menjadi kaku dan bahasanya terlalu berat (meski sekarang kata beberapa orang, tulisan saya masih sering kaku dan terlalu berat juga sih…).

Dulu saya merasa buku fiksi terlalu rumit dan bertele-tele sehingga justru menjadikan bosan membacanya. Akhirnya, buku-buku fiksi terutama novel sangat jarang saya tamatkan dan berakhir berdebu di rak buku. Tapi setelah akhirnya menemukan novel yang menurut saya enak dibaca dan berhasil menyelesaikannya, saya pun mulai merasakan sensasi tersendiri menyelesaikan sebuah bacaan fiksi. Ada makna yang bisa ditangkap melalui alur cerita yang dibuat. Selain itu, setiap jedanya memberikan gambaran dan rasa penasaran tersendiri.

Sering membaca banyak buku fiksi, akhirnya saya pun mulai memiliki penulis-penulis idola dan merasa tertarik dengan buku-buku fiksi. Sekarang bahkan saya lebih banyak membaca buku fiksi dibanding nonfiksi. Karena itu saya jadi tertarik  belajar menulis fiksi. Membuat alur cerita yang mengalir dan sederhana, manggambarkan karakter tokoh-tokoh dan latar tempat, menyampaikan sesuatu tanpa menyebutkannya secara langsung tapi melalui analogi atau deskripsi. Sejauh ini tulisan fiksi yang bisa saya buat hanya puisi. Tapi, siapa sih  di dunia ini yang tidak pernah menulis puisi? Semoga tahun depan bisa serius untuk belajar menulis fiksi dan membuat konten tulisan fiksi di blog pribadi yang saya miliki.

Itulah lima keinginan yang belum saya capai sampai tahun ini. Semoga bisa mewujudkannya di tahun depan.. Jangan lupa like, share, dan ketik amin. 😀

Tulisan ini diikutkan dalam #Tantangan5 #KMKepo

Advertisements
This entry was posted in Tantanngan 5 KM Kepo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s