5 Tempat yang Ingin Saya Kunjungi di Jawa

Semenjak keputusan melanjutkan kuliah ke mamakota saya jalani, praktis hanya kampus dan kos saja yang jadi tempat melewati hari-hari penuh tugas. Padahal saya punya impian untuk pergi ke banyak tempat di Pulau Jawa. Setelah melakukan seleksi yang cukup ketat dan berat (tsaaah…) saya lalu memutuskan bahwa inilah lima tempat yang paling ingin saya kunjungi di Pulau Jawa.

  1. Gunung Semeru

Gunung dengan ketinggian 3676 meter dari permukaan laut (mdpl) yang membuatnya menjadi gunung berapi  tertinggi ketiga di Indonesia ini berada di urutan pertama dari semua tempat yang ingin saya kunjungi di Pulau Jawa. Gunung Semeru termasuk dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Jawa Timur. Gunung Semeru juga jadi popular setelah sebuah film berjudul 5 CM yang mengambil lokasi pembuatannya di gunung ini.

Gunung Semeru dengan puncaknya yang bernama Mahameru ini juga memiliki danau dengan pemandangan indah bernama Ranu Kumbolo. Mendaki Gunung Semeru bisa ditempuh melalui Kabupaten Malang atau Kabupaten Lumajang. Konon mendaki Gunung Semeru tidaklah mudah, terutama jalur menuju puncak yang sangat terjal. Semoga suatu hari berkesempatan untuk menginjakkan kaki di Mahameru. Amin ya Allah.

mount-semeru

Gunung Semeru. Sumber: wikipedia.com

  1. Lembah Mandalawangi

Tau tokoh aktivis di era Presiden Soekarno bernama Soe Hok Gie? Di Lembah inilah ia meninggal bersama kawannya Idhan Dhanvanntari Lubis. Lembah Mandalawangi ini terletak 100 meter dari Puncak Gunung Pangrango, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango Jawa Barat. Lembah Mandalawangi ini memiliki luas 5 hektar dan merupakan padang dengan hamparan Edelweis, si bunga abadi.

Pada puisi berjudul “Sebuah Tanya” di buku Catatan Seorang Demonstran, Soe Hok Gie menggambarkan kekagumannya pada tempat ini. Selain karena mencintai tempat yang tinggi, mungkin karena lebih kepada alasan sejarah salah satu tokoh yang saya kagumi pula, alasan Lembah Mandalawangi berada di urutan kedua dari semua tempat yang ingin saya kunjungi di Pulau Jawa.

Lembah Mandalawangi. Sumber: jakarta.panduwisata.com

  1. Kampung Baduy

Suku Baduy merupakan satu dari tiga masyarakat adat yang telah diakui dan disahkan keberadaannya oleh negara. Desa Adat Suku Baduy terletak tepat di kaki pegunungan Kendeng di desa Kanekes, Banten, Jawa Barat. Masayarakat Suku Baduy atau biasa disebut Urang Kenakes ini memiliki ciri khas mengenakan baju putih juga ikat kepala berwarna putih. Semua rumah di wilayah ini merupakan rumah panggung yang menghadap ke Selatan.

Wilayah Desa Adat Suku Baduy sendiri terbagi menjadi dua area yaitu Baduy Luar dan Baduy Dalam. Kita bisa mengunjungi keduanya namun untuk daerah Baduy Dalam kita tidak diperbolehkan mengambil gambar sama sekali. Rasa penasaran untuk menginjakkan kaki di desa adat ini membuat Kampung Baduy menjadi tempat ketiga yang ingin saya kunjungi di Pulau Jawa.

Kampung Baduy. Sumber: travel.kompas.com

Kampung Baduy. Sumber: travel.kompas.com

  1. Gunung Prau

Ini tempat ketiga yang ingin saya datangi yang berkaitan dengan gunung. Saya memang menyenangi aktivitas yang satu ini, mendaki. Gunung Prau adalah salah satu dari banyak gunung (semuanya kalau bisa) di daerah Jawa yang sangat ingin saya kunjungi. Gunung dengan ketinggian 2590 mdpl ini bisa dibilang tidak begitu tinggi alias sedang-sedang saja. Gunung ini juga tidak termasuk salah satu dari 7, bahkan 10 gunung tertinggi di Indonesia.

Terletak di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah, Gunung Prau dijuluki oleh beberapa orang sebagai tempat melihat sunrise terbaik di seluruh Asia Tenggara. Ini karena pemandangan Gunung Merapi, Gunung Sumbing, Gunung Sindoro, dan Gunung Merbabu yang bisa dilihat langsung dari Gunung Prau, membuatnya menghasilkan objek siluet yang indah saat matahari terbit di baliknya.

Gunung Prau. Sumber: jimzzz.wordpress.com

Gunung Prau. Sumber: jimzzz.wordpress.com

  1. Filosopi Kopi

Filosopi Kopi adalah kedai kopi yang terinspirasi dari sebuah buku dengan judul yang sama karya Dewi Lestari. Memang salah satu alasannya karena saya suka dengan buku tersebut. Selain itu saya juga memang suka minum kopi dan kedai ini membuat saya penasaran. Benarkah ada Kopi Tiwus yang jadi kopi terenak seperti yang diceritakan di bukunya itu?

Sebagai seorang penyuka kopi, hidup di tempat yang membuat saya agak sulit mengakses kedai kopi ini rasanya cukup menyedihkan. Padahal sudah 4 bulan tapi belum pernah juga sempat ke kedai yang terletak di daerah Bintaro dan memiliki cabang di Melawai, Jakarta Selatan ini. Meskipun berada di urutan kelima tapi sepertinya tempat ini yang akan paling awal saya kunjungi dari yang lainnya.

download-5

Kedai Filosopi Kopi. Sumber: anakjajan.com

Itu dia lima tempat yang ingin saya kunjungi di Pulau Jawa. Kalau ada yang tanya “Apa pentingnya mengetahui lima tempat yang ingin dikunjungi seseorang?” Yah siapatau saja ada yang mau mengajak ke salah satu atau semuanya kan. Atau ada yang mau ke sana tapi belum kesampaian karena tidak punya teman, ajaklah saya! Udah gitu aja. 😀

“Tulisan diikutkan dalam #tantangan5 #KMKepo

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s