Pada era yang serba digital ini, kita tentu membayangkan sebuah teknologi yang bisa memudahkan aktivitas keseharian kita. Seperti saya yang sehari-hari menjalani aktivitas sebagai mahasiswa pascasarjana di salah satu universitas di Jakarta. Sebagai mahasiswa, tugas-tugas kuliah membuat saya lebih banyak menghabiskan waktu di depan leptop untuk mengerjakan tugas.

dsc_0015

Selian kuliah, menekuni hobi menulis blog juga saya jalani. Hobi yang membuat saya kadang dikejar deadline untuk memposting tulisan. Karena hobi ini, saya pun bisa berjam-jam di depan leptop untuk sekedar blogwalking atau ingin merapikan desain blog. Semua aktivitas inilah yang menjadikan saya tidak bisa jauh dari benda yang memiliki layar dan keyboard ini.

s__31850499editAgar bisa menyicil tugas di sela-sela kegiatan atau menyusun tulisan baru untuk blog, saya jadi sering membawa leptop ke mana-mana. Tentu bukan menjadi hal yang mudah jika jenis lepotop yang kita punya memiliki ukuran yang besar dan bobot yang berat seperti yang saya miliki. Belum lagi jika baterai yang sudah tidak bisa bertahan lama sehingga membuat kita tidak bisa jauh dari colokan. Dengan kondisi demikian, alih-alih teknologi hadir dalam rangka memudahkan aktivitas, yang ada justru jadi merepotkan. Oleh karena itu, hal pertama yang harus dilakukan adalah menentukan jenis leptop apa sebenarnya yang kita butuhkan untuk mendukung aktivitas sehari-hari.

thumbnail-6-600x397Adalah Switch Alpha 12, notebook hybrid sekaligus tablet ini yang bisa memenuhi kebutuhan akan notebook yang praktis dan fitur yang mendukung. Sebuah produk besutan Acer yang tidak pernah berhenti berinovasi untuk membuat produknya lebih baik ini tidak hanya unggul dari segi desain namun juga sektor lain yang mendukung performa notebook ini secara keseluruhan. Apa saja keunggulannya? Mari kita bahas satu persatu.

Desain Ramping dan Fleksibel.

a11e0b4b42c3b8955024cd209fb073db7826a13e5f49e94d8fpimgpsh_fullsize_distr-600x318

Untuk mendukung mobilitas yang tinggi dan membutuhkan perangkat untuk bekerja di mana saja dengan efisien, Switch Alpa 12 ini sangatlah cocok. Desainnya yang dirancang dengan bodi tipis dan bobot ringan membuatnya jadi praktis dan tidak kerepotan membawanya ke mana-mana. Sangat fleksibel dan membuat saya terbebas dari beban tas yang berat dan mengambil banyak ruang.

Switch Alpa 12 ini bahkan bisa berubah mode sesuai kebutuhan, dari mode tablet menjadi notebook atau sebaliknya. Kita hanya perlu melepas dan memasang kembali keyboard docking yang telah dilengkapi engsel magnet. Dengan Switch Alpa 12 yang bisa berubah menjadi tablet seketika ini, sangat pas rasanya bagi saya saat hendak menghadapi ujian dan harus membaca banyak materi kuliah. Begitu pula saat ingin blog walking. Bisa melepaskan keyboardnya membuat aktivitas mem10164a33a5c7d3e16b7df6a1228d999c30fc916cd2c5b6aa7bpimgpsh_fullsize_distr-600x318baca jadi lebih nyaman, bahkan bisa dilakukan saat dalam perjalanan menggunakan transportasi umum seperti di dalam bus atau kereta. Switch Alpa 12 ini dilengkapi pula stylus pen yang mampu mendeteksi tekanan layar dengan lebih presisi sehingga memberikan pengalaman menulis digital yang rapi dan mudah.

Mengetik dengan pencahayaan ruangan yang minim pun sangat dimungkinkan mengingat keyboardnya yang dilengkapi dengan lampu backlit. Kita tetap bisa bekerja dalam kondisi cahaya redup tanpa takut banyak salah ketik karena keyboard tidak terlihat jelas. Tidak lupa Switch Alpa 12 juga dilengkapi kickstand yang bisa diatur sudutnya hingga 165 derajat untuk memberikan sudut pandang yang diinginkan.

98ac221a545e32dc832441d45fb093ea995f627ff61b815f03pimgpsh_fullsize_distr-600x318

Sistem Pendingin Tanpa Kipas

Seringkali saat lelah duduk terlalu lama, saya menyelesaikan pekerjan sambil berbaring di kasur. Padahal meletakkan leptop di atas kasur bisa membuat panas tak keluar dari ventilasi udara. Saya pastikan hal ini tidak akan terjadi jika menggunakan Switch Alpa 12 yang menggunakan sistem pendingin tanpa kipas. Teknologi Acer LiquidLoop pada Switch Alpa 12 yang mengandalkan pipa berisikan cairan  pendingin ini akan menstabilkan suhu prosesor Intel Core I Series di dalamnya secara optimal. Jadi memungkinkan juga kita bekerja sambil meletakkan notebook  di atas paha tanpa takut akan merasa panas.

1-600x318

Keuntungan lainnya dari sistem tanpa kipas, Switch Alpa 12 ini tidak akan menghasilkan suara berisik yang kadang cukup mengganggu pekerjaan kita. Dengan keunggulan ini, notebook kita juga bisa terbebas dari debu yang berpotensi membuat suhu jadi overheat sehingga bisa merusak motherboard.

Performa Kencang yang Hemat Energi

Saat sedang dikejar deadline, yang paling menjengkelkan adalah leptop yang bekerja dengan lambat atau tiba-tiba kehabisan daya dan tidak ada colokan. Namun tidak akan ada lagi kejengkelan yang sama jika mengetahui prosesor Intel Core i Series generasi ke-6 yang ditanamkan pada Switch Alpa 12. Pasalnya, fitur ini menjadikan kinerja notebook yang satu ini jadi kencang namun tetap hemat energi. Dengan begitu, kita bisa menyelesaikan pekerjaan tanpa perlu was-was akan kehabisan baterai.

3-600x318

Transfer data dengan kecepatan hingga 5 Gbps pun bisa dilakukan dengan fitur port USB Type-C dengan USB 3.1 gen 1 yang dimiliki Switch Alpa 12 ini. Menariknya, port USB Type-C ini memiliki port bolak-balik yang praktis dan tidak ribet. Selain itu, juga bisa difungsikan sebagai output video dan sumber daya yang dapat mengalirkan hingga 4.5W untuk gadget kamu.

Display Resolusi Tinggi dan Fitur Anti Radiasi

Salah satu masalah yang sering saya hadapi ketika terlalu lama berhadapan dengan layar monitor adalah mata menjadi cepat lelah dan kering. Ternyata masalah ini tidak perlu saya alami jika mengunakan Switch Alpa 12 karena dilengkapi dengan fitur Acer Blue Light Sield. Sebuah fitur yang mampu melindungi mata dari emisi cahaya biru di layar monitor penyebab mata lelah dan kering. Dengan demikian, kita bisa berlama-lama di depan layar Switch Alpa 12 tanpa perlu mengalami gangguan pada mata.

4-600x318

Meskipun dengan fitur anti radiasi, bukan berarti Switch Alpa 12 ini memiliki kualitas gambar dan warna yang buruk. Sebaliknya, kualitas gambar yang tajam dan warna yang baik justru mampu dihadirkan dari berbagai sudut. Hal tersebut karena layar 12 inci yang dimiliki Switch Alpa 12 dengan resolusi QHD (2160 x 1440 pixel) ini telah dilengkapi dengan teknologi IPS.

Dengan semua fitur yang ada ini, bayangkan pekerjaan dan hobi bisa saya lakukan dengan sangat mudah dan cepat. Saya sendiri pun jadi bisa menjalani peran sebagai mahasiswa dengan tugas yang padat sekaligus menekuni hobi yang berhubungan dengan blog di mana saja. Apapun profesi dan hobimu yang membutuhkan notebook, dengan segala kemampuan yang dimilikinya, dijamin Switch Alpa 12 akan membuatmu menjalaninya dengan menyenangkan. Jadi butuh pertimbangan apa lagi untuk tidak memilih notebook Acer Switch Alpha 12 ini? Kunjungilah Gerai Acer terdekat di kotamu untuk membuktikannya sendiri secara langsung!

unknown-2

Tulisan ini diikutkan pada Switchable Me Story Competition dengan Switch Alpa 12.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s