Tak Mengapa Nak…

Mencium aroma tanah yang basah. Membuat anak kecil dalam diriku ingin berlari keluar. Aku ingin pulang ke masa kecilku. Memaksa Ibu mengizinkanku bermain di bawah hujan. Lantas menyaksikan ia memarahiku karna pakaianku yang basah. Lalu kemudian merawatku karena masuk angin.

Kau Nak, siapapun kau. Jika kau senang pada hujan. Nikmatilah ia, bermainlah dibawahnya. Tak usah pedulikan basah, becek dan kotor. Tak mengapa kotor Nak… Tak mengapa. Asal kau senang.
Di usiamu kau juga tak perlu memikirkan urusan yang merenggut jiwa kanak-kanakmu. Kotor, malu dan nakal. Tak perlu pikirkan itu Nak.. Tak perlu. Kau bersenang-senanglah.

Suatu saat nanti kau akan menyaksikan hujan dengan kondisi yang berbeda. Dimana kekanak-kanakan, kotor, dan malu itu sudah menjadi hal yang perlu untuk dipikirkan. Tapi percayalah jika saat itu tiba, akan lebih menyenangkan jika melewatinya tanpa penyesalan. Menyesal karna dulu tak pernah melakukannya.

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s