Belajar Di Pulai Badi

Setiap hari kalau pulang melaut memang seperti ini. Bagi-bagikan dulu ikannya ke warga baru dijual ke pengepul”. Katanya…
Menjadi nelayan adalah mata pencaharian utama di daerah ini. Biasanya mereka berangkat melaut di sore hari dan kembali setelah sholat subuh. Tapi jika ombak sedang bringas, mereka bisa tinggal sampai siang hari.
Pulang melaut tidak hanya menjadi harapan keluarga dan kerabat, juga menjadi integritas kebanggan bagi nelayan. Mereka bersyukur karena berhasil pulang dengan selamat setelah mengarungi lautan semalaman. Kembalinya mereka dengan membawa kesejahteraan (rezeki) dari laut tentu telah dinanti oleh keluarga dan penduduk. Membagikan hasil tangkapan (rezeki) adalah wujud rasa syukur dan kebahagiaan agar semua orang bisa menikmatinya.
Aaah, sejak kecil aku selalu mempelajari ini di kurikulum pendidikan PKN dan Agama, tentang kedermawanan. Tapi di sini, di tempat yang jauh dari hiruk pikuk kota. Di tempat seluas 1 km yang hanya ada 1 SD dan SMP. Baru saja aku menyaksikan perwujudannya. Mereka yang tidak mengidentikkan berbagi sebagai kegiatan orang-orang kaya.
Pernah kau takut kehabisan rezeki karena membagi-bagikannya?
Tapi mereka tidak…

Pulau Badi, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s