Dengan Dirinya, Ia Terpahami

Api tak perlu jelaskan jika ia panas

Semua telah paham tatkala kayu jadi arang dibuatnya
Tanpa kata, tanpa perlu dijelaskannya
Ia menunjukkannya
Salju tetap tenang meski semua orang menggigil dibuatnya
Ia terpahami lewat lautan yang menjadi beku
Tanpa perlu mengancam setetes air pun untuk mengaku
Ia membuktikan tentang dinginnya
Gula pun tak perlu kabarkan manis dirinya
Para semut telah melakukannya
Merekalah yang paling jujur tentang manis
Tanpa perlu gula menyodorkan diri untuk dikerumuni
Lantas apa yang membuat kecerdasan itu terasa dalam diri
Sehingga ia perlu perkenalkan diri untuk dikenali
Bukankah perilaku cukup untuk menggambarkan
Keindahan laku adalah tampakannya… bukti dalamnya ilmu
Tidakkah pengetahuan membuatmu menertawai kebodohanmu?
Sementara itu, padi pun semakin merunduk tatkala bijinya terisi penuh
Ditulis menjelang subuh sambil duduk di beranda yang menghadap ke barat, hingga mentari tak terasa telah terbit di balik punggung.

Advertisements
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s